MICROPENIS ANAK

Belakangan ini makin banyak anak yg mengalami Micropenis. Penyebab utama ialah obesitas (kegemukan). Akibatnya hormon penbentuk penis berkurang dalam darah dan penis tidak berkembang. Bila tidak segera diobati dan dibiarkan sampai pubertas, maka penis akan tetap kecil.
Pengobatan terbaru ialah dengan memberi kapsul dan cream yg khusus menumbuhkan penis. Sesudah 5 hari pengobatan penis sudah mulai tumbuh dan dalam 2 bulan sudah tercapai ukuran maksimum pada umur saat itu.


EJAKULASI PREMATUR (EJAKULASI DINI)

Sekitar 30 juta pria Indonesia mengalami Ejakulasi yang terlalu cepat. Akibat yang paling berat dirasakan oleh istri karena tidak sempat mencapai klimaks. Hampir semua wanita sangat menderita karena ejakulasi suami terlalu cepat. Yang menjadi pertanyaan ialah berapa cepat. Nah, banyak orang menghitungnya dalam menit. Kalau kita tanya:"Berapa cepat ejakulasinya?" Jawabnya "2-3 menit". Tai kalau kita tanya, pernah lihat jam saat hubungan? Tidak pernah. Jadi selalu salah. Ada yang pernah menghitung, ternyata dalam satu menit bisa 20 dorong.
Tiga bulan yang lalu waya adakan penelitian tentang pasien pasien yang berobat dengan keuluhan Ejakulasi Dini selama tahun 2009 sampai 2010.
Hasil: Ada 153 pasien pria yang mengalami Ejakulasi Prematur. Ternyata 97% dapat menghitung berapa dorong lamanya mereka melakukan hub seks dibawah 20 dorong. 82% dibawah 10 dorong. Bahkan 22% dibawah 2-3 dorong. Nah kalau dibawah 2-3 dorong, berarti hanya sekejap mata.
Reaksi istri macam2. Ada yg bilang, "kok cepat amat. Tetapi ada berekasi lebih keras: "Aku seperti tempat pipis saja. Dorong sedikit, keluar selesai. Bikin pusing saja. Nah yg lebih berat:" Apa kamu sudah siap. Kalau kayak gitu cepat lebih baik tak usah, pening kepala, nggak bisa tidur. Bahkan ada yang bilang, Nggak mau ah, atau sana kamu, bikin sakit kepala melulu".

Kasus: Ada pria umur 37 thn dgn istri 32 thn. Kawin sudah 6 thn dan belum punya anak. Semua famili sudah tanya tanya, kapan punya momongan? Mereka berdua jadi pusing kalau ditanya begitu. Baru datang konsultasi. Apa yg terjadi? Rupanya selama minikah 6 tahun, belum pernah sekalipun berhasil bubungan. Tiap Mr P suami kena Ms V istri, suami sudah ejakulasi. Kadang masuk sedikit sudah selesai. Jadi selama 6 tahun gagal terus. Istri menderita. Untunglah dia kerja jadi bisa lupa dan sibukkan diri. Tetapi mereka sudah pisah kamar. istri tak mau satu kamar, karena tiap diajak suami ML, jantungnya berdebar dan kecewa dan menangis.
  Sesudah saya periksa suami, dia sehat2 saja. Biasanya ini mudah sembuh. Saya katakan dalam 2 minggu sudah cukup baik misalnya untuk mencapai sekitar 20 dorong mudah mudahan istri sudah bisa puas. Saya minta mereka kembali tidur satu kamar.
Saya terkejut, istri menolak karena masih takut trauma karena kecewa. Saya yakinkan pasti tertolong dan bisa puas, sabar dan usaha sedikit. Obat akan bekerja utk itu. Belum pernah gagal. Tetapi istri tetap menolak karena rupanya sudah ada pacar. Dan sudah mati rasa pada suami. Dengan pacar sudah 4 kali ketemu tapi belum ML. Dia tetap menolak tidur satu kamar dengan suami yang berarti tidak mau seks dengan suami. Suami jadi lemas, dan menunda dulu pengobatan. Kelihatan dia mau menangis. Sedih memang. Dia menyesal tidak segera konsultasi karena sibuk kerja. Tidak dia sangka istri yang begitu lembut sudah selingkuh walau belum ML, tetapi sudah berciuman. Katanya jauh lebih nikmat ciupan pacar sekarang dari pada dengan suami. Sudah 2 minggu mereka tidak muncul lagi. Apakah mereka sudah bercerai? Seharusnya minimal suami harus kembali lagi utk menormalkan seksnya. Kalaupun cerai minimal dia sehat seksual dan siap kawin kalau ada yang cocok. Sekiranya suami cepat berobat, pasti tidak sampai seperti sekarang.