Terapi pembesaran penis / Enlargement of penis.

Banyak sekali berita atau pendapat bahwa penis bisa dibesarkan. Sekitar 5 tahun belakangan ini banyak orang dewasa dibesarkan penisnya dengan suntik atau injeksi dibawah kulit penis. Mungkin isinya Silicon, kibatnya penis bukan membesar tetapi membenjol di bagian bagian yang disuntik. Penis menjadi berat dan ketika mau ML dengan istri, penis tidak bisa ereksi karena berat. Juga karena suntikan, Corpus Cavernosum Penis menjadi terjepit sehingga tidak bisa ereksi  keras. Karena ereksi lembek, ML gagal dilakukani stri kecewa dan marah. Hubungan suami istri jadi sangat terganggu. Banyak juga orang minum obat obat pembesar penis. Ada juga yang membeli vacuum. Penis divacuum supaya ditarik kedalam pipa vacuum dan penis kelihatan membesar sementara. Sesudah vacuum dilepas, penis mengecil kembali.

kesimpulan :

  1. Dari pengalaman diatas juga berdasarkan pengetahuan serta logika, penis tidak bisa dibesarkan sesudah pubertas.
  2. Semua pengobatan pembesaran atau suntik atau operasi tidak ada gunanya bahkan bisa berbahaya.
  3. Penis hanya dibesarkan pada usia anak sampai usia pubertas.

 

Adakah efek samping ?

Terapi micropenis pada anak tidak ada efek samping selama dilakukan dengan menuruti hukum kedokteran. Terapi utama yang paling akhir ialah dengan Testosteron dalam capsul dan cream. Obat ini khusus untuk anak dan tidak mempan untuk orang dewasa. Penyebab Micropenis ialah karena konsentrasi hormon Testosteron dalam darah terlalu rendah. Pada umur 7 tahun sampai 12 tahun ialah 0,030 - 0,68 ng/ml. Hampir semua anak dengan Micropenis mempunyai konsentrasi <0,030 ng/ml. Bahkan sering tidak bisa diukur karena kecil. Akibatnya penis tidak bertumbuh sebagian besar karena obesitas. Dengan terapi Testosteron dalam kapsul dan cream konsentrasi bisa tetap dalam range yang normal diatas yakni antara 0,03 sampai 0,68 ng/ml. Kalau dengan suntik atau injeksi terpaksa melewati 0,68 ng /ml. Selama aturan diatas kita ikuti, tidak akan ada efek samping. Jadi terapi yang terbaik ialah dengan Testeron dala kapsul dan cream. Biasanya kita buat konsetrasi dalam darah sekitar 0,2 - 0,4 ng/ml. Dalam 5 hari penis sudah kelihatan bertumbuh. Efek samping tidak ada. Tetapi bila konsentrasi diatas terlewati, ada kemungkinan timbul efek samping. Itupun kalau diberikan dalam waktu lama. Biasanya dalam 2 kali pengobatan sudah dapat ukuran maksimal pada umur anak saat itu sesuai keturunan. kalau itu sudah tercapai, pertumbuhan penis sudah habis. kalaupun diberi obat terus pertumbuhan penis tidak ada lagi. harus ditunggu 3-6 bulan lagi apakah penis bertumbuh terus tanpa obat. Kalau tidak tumbuh misalnya karena Obesitas atau Kallmann Syndrome atau Klinefelter Syndrome barulah terapi dilanjutkan.